Markaz Al-Azhar Indonesia menyelenggarakan Tahdid Mustawa Universitas Al-Azhar Kairo Tahun 2026 Gelombang 2 pada tanggal 12 April 2026

Markaz Al-Azhar Indonesia menyelenggarakan Tahdid Mustawa Universitas Al-Azhar Kairo Tahun 2026 Gelombang 2 pada tanggal 12 April 2026, sebagai bagian dari tahapan Ujian Masuk bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke Al-Azhar, Mesir.
Tahdid Mustawa merupakan ujian masuk yang bertujuan untuk menentukan tingkat kemampuan bahasa Arab calon mahasiswa, sekaligus menjadi salah satu syarat utama dalam proses penerimaan di Universitas Al-Azhar Kairo. Melalui ujian ini, peserta akan dipetakan sesuai dengan level kompetensi bahasa Arab yang dimiliki.

Pelaksanaan ujian dilakukan secara daring dan terbagi menjadi dua tahap, yaitu ujian tulis berbasis komputer (CBT) serta ujian syafahi (lisan). Seluruh rangkaian ujian ini secara langsung ditangani oleh para pengajar dari pusat pengembangan bahasa Arab di Universitas Al-Azhar Kairo, sehingga kualitas dan standar penilaian tetap terjaga sesuai dengan sistem yang berlaku di Mesir.
Pada pelaksanaan tahun ini, Tahdid Mustawa diikuti oleh 380 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Markaz Al-Azhar Indonesia, Dr. Muhammad Arifin, M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Tahdid Mustawa memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya sebagai syarat administratif untuk masuk ke Al-Azhar, tetapi juga sebagai instrumen untuk mengukur kemampuan bahasa Arab para calon mahasiswa dari Indonesia.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Markaz Al-Azhar Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi proses seleksi dan pendampingan calon mahasiswa menuju Universitas Al-Azhar Kairo, serta berkontribusi dalam mencetak generasi yang siap bersaing di tingkat internasional dengan bekal keilmuan dan kemampuan bahasa Arab yang mumpuni.

